Sosok yang suci secara lahiriah..
Sosok yang tulus tanpa tuntutan…
Sosok yang bening tanpa cela..
Murni…

Hanya sosok yang suci, tulus, dan berhati bening yang mampu membawa ‘sebuah kehidupan’ di dalam sebagian tubuhnya selama 9 bulan..
Membawanya disaat hatinya sedang suka, duka, tertekan, perih, senang, baik dalam kondisi apapun..
Mereka tidak tahu jika akan telahir sebagai seorang perempuan yang mempunyai kodrat tertulis dalam ketentuan Tuhan.Yang Maha Kuasa.

Suci…
‘Wanita yang paling cantik adalah pada saat kondisi wanita sehabis melahirkan seorang anak manusia’, sabda Rasullulah. Walaupun bersimbah darah dan keringat, tapi dia adalah sosok yang paling suci di mata rasullullah. Karena jihadnya seorang wanita yang suci salah satunya adalah mati dalam keadaan melahirkan.

Tulus…
Memberikan segenap jiwa & raga untuk menjaga ‘sebuah kehidupan’ yang selalu didekapnya setiap saat. Tanpa bisa protes akan ketentuan Tuhan yang menjadikan mereka sebagai seorang wanita. Dan mereka menjalaninya tanpa pamrih.

Bening…
Kasih & sayangnya seperti air bening yang mengalir, yang dibiarkannya dialirkan oleh aliran ‘kehidupan’ yang membawa perasaannya. Tapi dimanapun kehidupan itu singgah dan bermuara, dia tetap menjadi air yang bening yang tak akan bisa dikotori oleh sampah apapun.

Tetapi..
Benarkah semua perempuan ikhlas mempunyai sifat seperti yang diatas?
Bagaimana dengan seorang calon ibu yang tega menggugurkan janinnya?
Bagaimana dengan ibu yang tega membuang anaknya?
Bagaimana dengan ibu yang tega membunuh anaknya, bahkan ketika bayinya baru beberapa jam lahir ke dunia ini?
Bahkan ada yang tega menjual anaknya sendiri demi mendapatkan seonggok uang…

Apa itu karena aib, kondisi ekonomi, status sosial yang menyebabkan itu semua?

Apapun alasannya.. Ibu tetaplah ibu..Yang mempunyai takdir untuk mengandung, melahirkan dan membesarkan keturunannya sehingga membawa kebaikan di muka bumi ini.. Yang mempunyai hati SUCI, TULUS & BENING..

Semoga kodrat yang mereka memiliki membawa mereka menuju Surga yang hakiki.