” Guru yang membantu kita menyerap pengetahuan ternyata nggak semuanya bernasib oke. Di Indonesia, sampai saat ini, masih banyak guru menerima gaji Rp 150.000 – Rp 300.000 per bulan. Padahal banyak dari mereka yang telah menjadi tenaga pendidik selama 5-25 tahun. Minimnya penghasilan mungkin membuat mereka melakukan hal-hal nggak terpuji, seperti mengerjakan ulang Ujian Nasional (biar muridnya lulus semua) atau membocorkan jawaban ujian. Sudah saatnya mereka dapat penghargaan yang layak, sehingga nggak sempat berpikir atau mengerjakan yang bukan-bukan. Setuju ? ” (Sumber : CC)

Miris bgt gak sih ngebacanya.. padahal murid-murid yang dulu mereka didik kini banyak menjadi orang yang sukses. Ada yang jadi dokter, arsitek, konsultan, pakar komputer, bahkan sudah menjadi direktur suatu perusahaan, tapi nasib mereka (red : guru) tetap tidak berubah. Fyiuhh..gak adil rasanya pengabdian mereka hanya dinilai sebesar ratusan ribu rupiah.

Memang sih bukan soal besar kecil nominalnya yang didapat, tapi setidaknya lihat dari segi loyalitas mereka sebagai guru. Mereka rela mengeluarkan pikiran, tenaga, waktu dan mungkin perasaan hanya untuk mengajarkan kita tentang pengetahuan yang sebelumnya kita tidak tahu. Siapa yang tahu dibalik kegigihan, ketekunan, ketegasan, kesabaran serta senyuman mereka dalam menghadapi murid-murid, mereka sedang mengalami masalah yang besar.

Pernah suatu hari aku datang ke sekolah keponakanku dalam rangka menghadiri Rapat Wali Murid (kebetulan kakakku berhalangan, jadinya aku yang mewakili). Kepala sekolahnya bercerita bahwa tak jarang setiap sehabis magrib ada beberapa gurunya yang mendadak berganti profesi. Mereka merubah kostum dari memakai kemeja menjadi kaos, jaket dan topi dan nokrong di pinggir stasiun. Mereka mencari penghasilan tambahan dengan menjadi ‘tukang ojek’…!!!!

Duhh..tambah gemes aja. Kapan yah pemerintah bisa concern ke bidang pendidikan terutama, kesejahteraan para guru. Mereka gak nyadar kali yah dulu mereka dididik oleh seorang guru juga. Yah semoga aja pemerintah bisa lebih peka lagi dengan kesejahteraan guru..Amiinn..

“Hymne Guru”

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu

Engkau sabagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa