2013..???

Ada gosip lagi, project akan diteruskan sampai Desember 2009 ini.
Trus berkembang lagi akan diperpanjang sampai Maret 2010.
Trus mekar lagi, kalo sampai Maret 2010 performance oke bakal dilanjutkan kontrak projectnya sampai dengan tahun 2013.

What’s up ?? Perasaan pas interview dulu aku lebih prefer stay di jakarta dan office hour deh.. :-(
Sebenernya aku gak masalah dengan kondisi kerjaan dan lingkungan di denpasar ini, aku sudah sangat nyaman dengan teman-teman disini. Mereka adalah keluarga bagiku, karena aku banyak menghabiskan waktu dengan mereka. Mereka juga yang menemani suka duka ku dan teman-teman ALU lainnya selama disini.

Cuma yang aku agak bingung dengan sistem perusahaan yang tidak jelas. Perusahaan gak bisa memberikan kepastian waktu kami mengerjakan project ini. Sehingga membuat kami harap-harap cemas dengan apa yang akan terjadi nanti. Oooppsss, Astaghfirullah…jika aku memikirkan itu apakah aku termasuk hipokondria juga ? Hiiihhh…. Semoga gak, lagian kan wajar kalo manusia kadang cemas, huehehe…*pengelesan diri* :-D

Pilihan..

Sekilas tadi ngedengerin tausyiah ustadz Yusuf Mansyur di TvOne tentang hal yang lagi hangat-hangatnya terjadi di negeri kita yaitu Pemilihan Presiden 2009.

Beliau mengatakan siapapun yang bakal terpilih menjadi Presiden 2009-2014 nanti itu adalah pilihan dari Allah SWT bukan pilihan rakyat. Rakyat hanya sebagai perantara untuk menjadikan sang pemimpin seorang yang amanah yang dapat mengemban tugas untuk mewujudkan negeri ini menjadi negeri yang ‘indah’ dalam segala aspek kehidupan.

Masing-masing dari rakyat tentunya sudah menentukan pilihannya pada salah satu dari ketiga kandidat capres & cawapres yang udah di deklarasikan. Entah dikarenakan program, misi serta visi yang sudah berhasil menghanyutkan rakyat untuk meraih impiannya. Ataupun dikarenakan kekayaan sang pemimpin yang dirasa akan cukup berpengaruh dalam mengatur perekonomian rakyat nantinya. Atau bisa jadi karena wajah tampan sang pemimpin. Entahlah, itu semua berpulang kepada tujuan dan pendapat masing-masing individu.

Tapi satu hal yang pasti, bahwa siapapun yang terpilih nantinya berarti dialah pemimpin pilihan Allah SWT. Karena hanya Dia yang Maha Mengetahui segala sesuatunya, bisa jadi jika dari awal si X memilih calon si A, si Y memilih calon si B, si Z memilih si C, ketika sampai pada hari H bahkan di depan TPS sekalipun bisa saja malah Si A,B,C bertukar calon sebaliknya. Karena Allah SWT yang Maha membolak-balikkan hati. Apa yang baik bagimu belum tentu baik buat Allah SWT, dan sebaliknya apa yang buruk bagimu belum tentu buruk bagi Allah SWY. Karena pada dasarnya Allah SWT sudah menetapkan pilihan apa yang terbaik buat kita.

Yang perlu kita lakukan adalah ikhtiar (usaha), berdoa & ikhlas. Ikhtiar adalah cara kita untuk mengetahui apa program serta visi misi dari sang pemimpin, berdoa meminta ketetapan hati terhadap satu pilihan, dan mengikhlaskan apapun hasil dari pilihan Allah SWT. Dan semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung.
So, sebagai anak negeri mari kita lakukan upaya sebaik-baiknya dengan memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani…^_^

Caleg Gak Jadi ato Gak jadi Caleg ?

Geli & miris….. hanya itu yang ada dipikiranku sekarang, tertawa konyol menghadapi kenyataan tentang pemberitaan di TV akhir-akhir ini. Ini bukan tentang gosip artis, reality show yang direkayasa ataupun acara komedi yang ditayangkan di TV. Tapi melainkan dampak pemilu Legislatif 2009 dimana para caleg yang mengikuti pemilu ini mengalami banyak hal dalam hidup mereka setelah mereka mengetahui bahwa mereka tidak akan mendapatkan kursi di dewan legislatif.

Informasi ini dikumpulkan berdasarkan dari beberapa tayangan stasiun tv swasta, berikut adalah beberapa dari sekian banyak yang terjadi pada para caleg yang gagal memperoleh suara terbanyak :

1. Bali, mendengar suara yang didapat minim, caleg meninggal karena serangan jantung.—> ini mah udah waktunya yah…
2. Palembang, caleg kalah, ambil kembali alat musik yang disumbangkan —> gak ikhlas nih..
2. Jawa timur, caleg kalah, ambil kembali sumbangan tabungan —> gak ikhlas juga..
3. Balikpapan, tim sukses dipukuli oleh centeng caleg —> iri ni yee…
4. Sulawesi, kalah dalam pemilu, caleg menggembok sekolah yang telah disumbanginya —> ini apalagi gak ikhlas, tega-teganya ngebiarin anak-anak gak bisa masuk sekolah karena pintu kelasnya di gembok…dudul..!!!
5. Ciamis ada caleg bunuh diri, karena kalah telak —> calegnya masih muda, berjilbab lagi..ckckck… aduh neng, mending jadi guru ngaji atau jadi relawan, kan bisa lebih bermanfaat..
6. Palangkaraya, 5 caleg gangguan jiwa —> gak kuat mental nih..
7. Riau, caleg membongkar tiang listrik bantuannya karena kalah pemilu —> kuat juga yah tenaganya nyabutin tiang listrik,hehehe….parah nih caleg..

Itu baru sepersekian persen dari peristiwa yang terjadi kepada para caleg ‘gak jadi’ ini, belum lagi di kota atau daerah lain di Indonesia. Hmm… begitu kerdilkah jiwa mereka sehingga tidak mampu menghadapi kenyataan bahwa dalam hidup ini ada menang ada kalah, ada senang ada sedih, dan hal lain-lainya yang memang diciptakan bertolak belakang. Kalo semua terpilih menjadi anggota legislatif, lantas siapa yang menjadi warga biasa ???

Inikah jiwa calon-calon pemimpin di negeri ini, jiwa yang seharusnya mampu menjadi aspirasi rakyatnya (jika dia terpilih). Bagaimana bisa mereka mengerti, memahami & menyampaikan aspirasi rakyat jika mereka sendiri belum mampu memahami diri mereka sendiri ? Untunglah, mereka tidak terpilih karena akan jadi apa bangsa ini jika para legislatif mempunyai jiwa yang tidak bisa berlapang dada, berjiwa besar, & bermental kerdil seperti itu.

Mereka mungkin lupa, ada yang mengatur segalanya.. Allah SWT, Dialah Dzat Maha Pengatur & Mengetahui Apa yang terbaik untuk hambaNya…
Semoga Allah SWT selalu memberi petunjuk kepada kita semua… :-)

Ada Hitam Ada Putih

Gak tau kenapa 2 minggu ini males bgt update blog, mungkin karena lagi banyak pikiran yang datang silih berganti kali yahh.. dan pikiran2 itu membuat hidupku jadi merasa berat dan jadi seseorang yang autis.. alias gak tau mau ngapain..(saking fullnya atom-atom yang mengisi kepala ku.. :-D )

Tapi tak apa, kejadian-kejadian yang datang dalam hidupku membuatku sadar bahwa atas KuasaNya-lah sesuatu dapat terjadi. Dan aku mencoba memasrahkan diri dalam skenarioNya dan juga mencoba untuk terus bersabar. Pasrah & sabar bukan berarti kalah, right? tapi kedua hal itu dapat memacu kita untuk dapat lebih berusaha keras lagi dalam menempuh jalan kebaikan yang di ridhoiNya dengan lebih banyak lagi melazimkan istighfar, karena Allah SWT akan menjadikan jalan keluar dari setiap kesulitan. Allah SWT yang akan memberi jalan penyelesaian terhadap setiap kegundahan.

Istilah habis gelap akan terbitlah terang, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian, jika panas akan muncul hujan, jika sakit akan ada obatnya, jika haus akan ada air, dan di balik kesulitan pasti akan ada jalan menuju kemudahan..ternyata itu adalah janji Allah SWT yang tersirat dalam Al Quran sebagai penunjuk jalan Agama.

“Ketahuilah, di setiap kesulitan itu ada jeda. Di setiap kebutuhan itu ada pertolongan . Sesungguhnya Allah SWT menghilangkan bencana dengan ketulusan do’a dan kebersihan harapan. Ketahuilah, himpitan dan kesulitan itu menghilangkan kesombongan dan terus menerus mendorong kepada dzikir, syukur dan kewaspadaan berpikir. Maka tenangkanlah hatimu jika kegalauan menerpamu. Lapangkanlah dadamu jika kesulitan menyerangmu. Jangan putus asa terhadap apa yang telah terjadi dan telah hancur. Ketahuilah, karena tidak ada sesuatu yang abadi selama alam semesta ini berputar.”

Ayoooo… Tetap Semangat..!!!! Karena Allah SWT benci dengan keputusasaan… ;-)

Sentilan Untuk Dunia Kesehatan Indonesia

Sore tadi ketika aku sedang mencari channel yang bagus di TV phoneku, sejenak aku terdiam melihat gambar di berita salah satu stasiun TV. Gambar yang ditayangkan adalah gambar seorang wanita yang lemah tak sadarkan diri sedang terbaring, tampaknya dia sedang sakit karena di tangannya terdapat selang infus. Mungkin hal itu biasa terjadi pada orang yang sakit. Tapi yang membuatku tak percaya & tak habis pikir, wanita itu tidak berada diatas kasur yang empuk di sebuah rumah sakit, bukan pula di atas kasur di rumahnya sendiri melainkan dia terbaring di sebuah pos siskamling. Yah, sebuah tempat yang hanya terbuat dari papan, kayu, dan tanpa ada dinding penutup.

Menurut narasi sang reporter, informasi yang di dapat dari salah satu warga, wanita ini adalah pendatang dari daerah. Pada saat datang ke daerah tersebut penampilan wanita itu sangat rapi, tapi beberapa hari kemudian ada seorang warga menemukan wanita ini di pinggir jalan dalam keadaan kusut, lemah, seperti depresi. Para warga memutuskan untuk membawa wanita tersebut ke puskesmas terdekat. Tetapi, sesampainya di puskesmas, wanita itu ditolak pihak puskesmas dengan alasan tidak memiliki identitas.

Akhirnya para warga berinisiatif merawat wanita tersebut dengan swadaya masyarakat sekitar. Untungnya ada salah satu warga yang berprofesi sebagai dokter sehingga dapat terus memantau kondisi wanita tersebut. Diduga wanita itu korban dari perampokan, penganiayaan, dan pemerkosaan. Karena tas yang dibawa wanita tersebut ditemukan dalam kondisi kosong, dan di sekitar paha terdapat memar-memar. Sungguh ironis sekali melihat tayangan itu, wanita itu tergeletak tak berdaya di pos siskamling yang hanya beralaskan tikar dan berselimutkan kain tipis dengan selang infus yang ada ditangannya. Para ibu membantu memberi makan & minum dengan cara menyuapinya.

Ada beberapa pertanyaan yang muncul di benak ketika melihat peristiwa ini :
1. Bagaimana dengan rakyat miskin yang tidak mempunyai identitas, apakah akan di tolak juga ? Dimana sebuah puskesmas hanya menerima pasien yang mempunyai identitas jelas, yang tidak akan melayani jika ada seorang pasien tanpa identitas yang ingin berobat.
2. Dimana para pekerja yang ada di puskesmas (dokter, perawat, staff) ?
Tidakkah salah satu dari mereka memiliki sedikit hati nurani untuk membantu seseorang yang membutuhkan pertolongan mereka ? Sebagai informasi, hal ini terjadi di wilayah tangerang, banten.
3. Apakah tidak ada tempat yang layak di salah satu rumah warga, yang bisa ditempati sementara untuk merawat sang wanita tersebut ?
4. Yang terakhir, khusus untuk pemerintah. Apakah memang benar ada undang-undang yang menyebutkan bahwa orang miskin yang tidak mempunyai identitas dilarang berobat/mendapatkan pelayanan dari puskesmas atau rumah sakit setempat ? Jika memang ada, sungguh ini bertolak belakang dengan beberapa sila yang terdapat di Pancasila, yakni kemanusiaan yang adil dan beradab & keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.
Dan mungkin, para wakil rakyat yang sekarang perlu di cuci otak agar mereka dapat mengingat kembali landasan & dasar negara Indonesia adalah untuk mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Sungguh memprihatinkan jika sebuah nyawa tidak dianggap hanya karena tidak mempunyai bukti otentik keterangan diri. Inikah potret dunia kesehatan yang di negara ini ???

Syndrom ‘Obama’

Pengen coba komentar sedikit ah tentang ‘syndrom obama’ ini… :D

Tanggal 20 januari 2009 kemaren waktu setempat, Barack Husein Obama resmi dilantik sebagai presiden Amerika Serikat yang ke-44. Well…ini sebuah perubahan baru bagi Negara AS, dimana kita tahu negara ini dulunya sangat mendiskriminasi orang kulit hitam yang ada di negara tersebut. Tetapi itu dulu, sekarang obama mampu membuktikan bahwa orang kulit hitam pun berhak berpendapat, berkreasi, bahkan menjadi pemimpin sebuah Negara adidaya. Congrat to Berry…

Setelah berhasil menahan kantuk untuk bela-belain nonton pelantikan obama (lewat TV sih, yaeya lah..gak mgkn dtg langsung…siapa elu?) akhirnya tiba juga saat yang dinanti-nantikan, yaitu pidato obama pertama kali sebagai presiden Negara adidaya itu. Pengen tahu apa saja topik yang akan diangkat untuk pidato dia yang pertama ini. Terutama tentang konflik Negara-negara di Timur Tengah, khususnya perang antara Israel-Hamas yang terjadi galur Gaza. Hmm…

Sekian lama berpidato, aku gak menemukan sedikit pun komentar beliau tentang apa yang terjadi di galur gaza. Beliau hanya mengatakan ‘Agar Negara-negara muslim jangan terus menyalahkan Negara-negara barat atas apa yang terjadi, karena rakyatmu bukan menilai dari apa yang kau hancurkan, tapi menilai dari apa yang kau bangun’. Hmm.. Filosofi yang okeh…

Tapi aku sedikit kecewa, ternyata dia tidak menjelaskan secara gamblang kebijakan yang akan dia ambil untuk menyelesaikan konflik-konflik yang ada. Intinya dia hanya mengambil garis besar dari apa yang terjadi di Negara-negara muslim. Sepertinya aku dan mungkin sebagian orang besar yang sedang menyimak acara ini, mempunyai ekspektasi yang terlalu besar terhadap pemimpin baru ini. Mempunyai harapan-harapan yang nantinya akan membawa perubahan yang baik untuk seluruh Negara di muka bumi ini.

Ups…tapi aku tiba-tiba tersadar. Obama bukanlah pemimpin dunia, dia hanya pemimpin Negara USA. Sama seperti Bapak SBY yang memimpin Negara Indonesia. Perubahan akan terjadi jika kita semua bersatu, Negara barat ataupun Negara timur, yang muslim dan yang non muslim, yang kulit putih dan yang kulit hitam, semua akan hidup damai berdampingan jika kita sadar bahwa kita semua sama di mata Yang Kuasa. Yang membedakan hanya amalan, akankah baiknya berlomba-lomba untuk mencari amalan dengan cara hidup indah bersama dalam berbagai perbedaan.

Salam Damai… :)

Sosok ‘Ibu’

Sosok yang suci secara lahiriah..
Sosok yang tulus tanpa tuntutan…
Sosok yang bening tanpa cela..
Murni…

Hanya sosok yang suci, tulus, dan berhati bening yang mampu membawa ‘sebuah kehidupan’ di dalam sebagian tubuhnya selama 9 bulan..
Membawanya disaat hatinya sedang suka, duka, tertekan, perih, senang, baik dalam kondisi apapun..
Mereka tidak tahu jika akan telahir sebagai seorang perempuan yang mempunyai kodrat tertulis dalam ketentuan Tuhan.Yang Maha Kuasa.

Suci…
‘Wanita yang paling cantik adalah pada saat kondisi wanita sehabis melahirkan seorang anak manusia’, sabda Rasullulah. Walaupun bersimbah darah dan keringat, tapi dia adalah sosok yang paling suci di mata rasullullah. Karena jihadnya seorang wanita yang suci salah satunya adalah mati dalam keadaan melahirkan.

Tulus…
Memberikan segenap jiwa & raga untuk menjaga ‘sebuah kehidupan’ yang selalu didekapnya setiap saat. Tanpa bisa protes akan ketentuan Tuhan yang menjadikan mereka sebagai seorang wanita. Dan mereka menjalaninya tanpa pamrih.

Bening…
Kasih & sayangnya seperti air bening yang mengalir, yang dibiarkannya dialirkan oleh aliran ‘kehidupan’ yang membawa perasaannya. Tapi dimanapun kehidupan itu singgah dan bermuara, dia tetap menjadi air yang bening yang tak akan bisa dikotori oleh sampah apapun.

Tetapi..
Benarkah semua perempuan ikhlas mempunyai sifat seperti yang diatas?
Bagaimana dengan seorang calon ibu yang tega menggugurkan janinnya?
Bagaimana dengan ibu yang tega membuang anaknya?
Bagaimana dengan ibu yang tega membunuh anaknya, bahkan ketika bayinya baru beberapa jam lahir ke dunia ini?
Bahkan ada yang tega menjual anaknya sendiri demi mendapatkan seonggok uang…

Apa itu karena aib, kondisi ekonomi, status sosial yang menyebabkan itu semua?

Apapun alasannya.. Ibu tetaplah ibu..Yang mempunyai takdir untuk mengandung, melahirkan dan membesarkan keturunannya sehingga membawa kebaikan di muka bumi ini.. Yang mempunyai hati SUCI, TULUS & BENING..

Semoga kodrat yang mereka memiliki membawa mereka menuju Surga yang hakiki.